Jumat, 18 Januari 2013

Tata Cara Sholat





Tata Cara sholat haruslah sesuai dengan yang diajarkan oleh junjungan kita, Nabi Muhammad saw. Sebuah hadits yang masyhur, Rasulullah bersabda: Shalat lah kamu sekalian sebagaimana melihatku shalat. Sholat secara bahasa berarti do'a. Sedangkan secara yar'i adalah perkataan dan perbuatan tertentu yang dimuali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Cara Sholat yang benar telah banyak dibahas dalam berbagai macam buku baik buku fikih maupun buku yang secara khusus membahas cara sholat.



Sebelum belajar cara sholat hendaklah dipelajari pula hal-hal:

  • waktu-waktu shalat
  • Adzan dan Iqomah
  • Menutup Aurat
  • Bersuci (Wudhu, Mandi Janabah dan tayamum)
  • Yang membatalkan shalat
BERIKUT INI ADALAH TATA CARA SHOLAT
Sebelum shalat hendaklah terbebas dari najis dan hadas, dengan cara bersuci (wudhu, Tayamum atau, Mandi Janabah)
Niat di Dalam Hati dan tidak dilafadkan
Menghadap kiblat (yaitu ka'bah)
Menghadap ka'bah bukan berarti menyembah ka'bah, karena niat dalam hati adalah untuk menyembah Allah SWT. Shalat menghadap Ka'bah adalah bukti bahwa seorang muslim mematuhi perintah-Nya.
Lakukan shalat dengan cara berdiri
Bila tidak mampu maka boleh duduk, bila tidak bisa duduk maka dengan berbaring dan jika tidak mampu menggerakkan anggota badan maka boleh dengan isyarat.
Bertakbiratul ihram, dengan mengucapkan "ALLAHU AKBAR" Sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga, serta melihat ke tempat sujud, tidak menoleh ke kiri atau ke kanan.
Mengangkat tangan ketika takbir bisa dilakukan dengan salah satu dari tiga keadaan:  --sebelun ucapan takbir, bersamaan dengan ucapan takbir, sesudah ucapan takbir.
Jari jemari tangan saat takbir dirapatkan, namun tidak digenggam dan jari jemari menghadap ke atas.
Meletakkan telapak tangan di atas punggung telapak kiri atau pergelangan atau di lengan bawah tangan kiri atau tangan menggenggam tangan kiri dan posisi kedua tangan di dada.
Membaca doa iftitah
Membaca Al Fatihah
Mengucapkan Amin setelah alfatihah
Membaca salah satu surat atau ayat-ayat alquran yang engkau hafal
setelah selesai membaca surat maka berdiam sejenak (Tuma'ninah)
Melakukan Rukuk Sambil takbir ( ALLAHU AKBAR) dan mengangakt kedua tangan sejajar dengan pundak atau telinga
Kemudian membada 'SUBHANA RABBIYAL'ADHIM" 3X.
Bangkit dari ruku' (i'tidal), dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau kedua telinga, dengan mengucapkan "SMA'ALLAHU LIMAN HAMIDAH"
Setelah tegak berdirilalu mengucapkan "RABBANDA WALAKALHAMDU"
Melakukan sujud Sambil bertakbir. Saat sujud membaca 'SUBHANA RABBIYAL A'LA" 3x.
Bangkit dari sujud sambil bertakbir lalu duduk iftirasy(duduk diantara dua sujud), duduk dengan bertumpu pada telapk kaki kiri dengan telapak kaki kanan ditegakan. Membaca doa "RABBIGHFIRLI" 2x.
Kemudian bertakbir dan bersujud sebagaimana sebelumnya.
Setelah itu bangkit dari sujud seraya mengucapkan takbir, lalu duduk sebentar, setelah itu berdiri dengan bertumpu pada tangan.
Inilah yang disebut dengan satu rakaat. Jika sholat yang kita kerjakan adalah sholat dhuhur, ashar dan isya' (4 rakaat), pada rakaat kedua setelah sujud kedua dilanjutkan dengan duduk tasyahud awal dan pada rakaat terakhir kita duduk tasyahud akhir dan salam. 
Duduk tasyahud awal caranya seperti duduk iftirosy (duduk diantara dua sujud). Membaca Bacaan Tasyahud dan Sholawat.
Duduk tasyahud akhir adalah dengan bertawaruk, yaitu menegakan telapak kaki kanan dan menempatkan telapak kaki kiri di bawah betis kaki kanan dengan menjadikan lantai sebagai tempat bertumpu.